Membangun Kepercayaan Publik, Peran Integritas dalam Mencegah Malpraktik Kesehatan

Surabaya, MCI News – Integritas profesional merupakan fondasi penting dalam praktik kesehatan. Namun, kasus malpraktik masih sering terjadi, menggarisbawahi pentingnya menjaga integritas dalam setiap tindakan Kesehatan.

Artikel ini akan membahas konsep integritas profesional, dampak malpraktik terhadap masyarakat, serta peran sarjana kesehatan masyarakat dalam mencegah dan mengatasi masalah ini. Sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, Unair, Surabaya, Kamis (9/1/2025).

Salsabila syafa Maulidya /191241128 Mahasiwi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas airlangga menjelaskan, Tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab yang besar, Integritas profesional menjadi kunci dalam menjalankan tugas ini. Integritas tidak hanya tentang kompetensi teknis, tetapi juga mencakup nilai-nilai etika, moral, dan komitmen terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Sayangnya, kasus malpraktik masih sering terjadi, merusak kepercayaan masyarakat terhadap sistem Kesehatan”.

Kesehatan masyarakat merupakan bidang yang sangat strategis dalam pembangunan suatu negara. Tenaga kesehatan masyarakat berperan penting dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan masyarakat. Namun, untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan integritas yang tinggi dari para pelakunya.

Integritas dalam konteks ini berarti komitmen untuk selalu bertindak jujur, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai etika profesi, Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan untuk memperkuat integritas dalam kesehatan masyarakat, Salah satunya dengan penguatan kode etik.

Melakukan sosialialisasi secara berkala tentang kode etik profesi kepada seluruh anggota komunitas kesehatan masyarakat, sosialisasi dilakukan karena Kode etik merupakan pedoman moral yang mengatur perilaku profesional.

“Sosialisasi berkala membantu mengingatkan anggota tentang nilai-nilai etika yang harus dijunjung tinggi dalam menjalankan tugasnya.”

Ini penting untuk menjaga konsistensi dalam penerapan etika di tengah dinamika pekerjaan yang terus berubah, selain itu tenaga Kesehatan juga perlu beradaptasi terhadap perubahan. Dunia kesehatan terus berkembang, begitu pula dengan tantangan etika yang dihadapi.

“Sosialisasi berkala memungkinkan anggota komunitas untuk memahami dan mengadaptasi kode etik terhadap perkembangan terbaru, baik dalam teknologi, regulasi, maupun isu-isu social”.

Malpraktik dalam konteks kesehatan masyarakat tidak hanya terbatas pada tindakan medis yang salah, tetapi juga mencakup berbagai bentuk kelalaian atau kesalahan dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program kesehatan.

Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya kompetensi, tekanan kerja yang tinggi, kurangnya sumber daya, atau bahkan adanya konflik kepentingan.

“Berikut upaya-upaya yang dapat dilakukan tenaga Kesehatan masyarakat untuk mencegah malpraktik terjadi, salah satunya adalah penguatan sistem pengawasan.”

Melakukan evaluasi berkala terhadap program dan kegiatan kesehatan untuk mengidentifikasi potensi risiko terjadinya malpraktik. Hal ini dilakukan karena sosialisasi kode etik profesi secara berkala kepada seluruh tenaga kesehatan merupakan langkah krusial dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan dan melindungi masyarakat.

Integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap sektor kesehatan. Melalui penerapan nilai-nilai etika dan moral yang tinggi, tenaga kesehatan dapat mencegah terjadinya malpraktik dan meningkatkan kualitas pelayanan.

Sosialisasi kode etik secara berkala, pengembangan budaya organisasi yang berintegritas, serta pengawasan yang ketat merupakan langkah-langkah penting dalam mewujudkan tujuan tersebut.

Pada akhirnya, kepercayaan publik yang tinggi akan mendorong terciptanya sistem kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Sarjana kesehatan masyarakat memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya membangun kepercayaan publik. Dengan pengetahuan dan keahlian yang dimilik”

Mereka dapat menjadi agen perubahan dalam mencegah malpraktik. Melalui berbagai upaya seperti penguatan sistem pengawasan, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, dan advokasi kebijakan,

sarjana kesehatan masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kesehatan yang aman dan terpercaya.” tutup Salsabila syafa Maulidya”. (red)

Baca Berita Terpopuler

Allahuakbar, Ucapan Terakhir Ustaz Yahya Waloni Meninggal di Mimbar Khotbah Jumat

Surabaya, MCI News – Pendakwah Yahya Waloni meninggal dunia saat...

Hukuman Mati Mantan Menteri Korupsi di China, Kampanye Antikorupsi Xi Jinping

China, MCI News – Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian...

Fachry Albar Konsumsi Banyak Jenis Narkoba

Jakarta, MCI News - Aktor Fachry Albar menjalani tes urine...

Google Doodle Hari Bumi Sedunia 22 April 2025

Surabaya, MCI News - Peringatan Hari Bumi selalu dilaksanakan tiap...

BRN Korda Jawa Timur Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Tegaskan SOP Operasional

Blitar, MCI News – Ratusan anggota Buser Rent Car...

RI Irlandia Perkuat Dagang Investasi dan Kemitraan Baru 2026

Jakarta, MCI News - Pemerintah Indonesia dan Irlandia memperkuat...

Bupati Malang Tegaskan UNIRA Dorong Mutu Pendidikan Nasional Daerah

Kepanjen, MCI News - Bupati Malang M. Sanusi menegaskan...

Liverpool Menang 2-0 atas Ipswich Town, Isak Cetak Dua Gol

Liverpool, MCI News - Liverpool meraih kemenangan perdana di...

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Nasional Batch 5

Jakarta, MCI News - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran...

Polri Tindakn Pelaku Karhutla dan 113 Orang Jadi Tersangka

Jakarta, MCI News - Polri menetapkan 113 orang sebagai...

Kemenkes OJK Perkuat Sistem Pembiayaan Kesehatan Nasional Terpadu

Jakarta, MCI News - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama...

35 Kader PSI Meriahkan Tajemtra Jember, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jember, MCI News - Sebanyak 35 kader Partai Solidaritas...

Pria Bawa Celurit Ditangkap Usai Diduga Curi Tas di Sudirman

Jakarta, MCI News - Polisi menangkap seorang pria berinisial...
spot_img

Baca Juga

Kanal Berita

spot_img