Viral Grup Fantasi Sedarah dan Suka Duka di Facebook, Admin Diburu Polisi

Surabaya, MCI News – Media sosial dihebohkan digegerkan dengan terbongkarnya sebuah grup di Facebook bernama Fantasi Sedarah. Grup ini pun ramai dibicarakan di media sosial X hingga menjadi pembahasan di Instagram. 

Netizen ramai membagikan tangkapan layar sejumlah isi percakapan grup tersebut yang mengarah ke inses atau seks sedarah. Ironisnya, grup tersebut memiliki ribuan anggota pengguna Facebook. Cerita-cerita dalam grup tersebut menjijikkan.

Desakan dari berbagai pihak pun bermunculan yang mendorong aparat kepolisian segera menangkap pelaku di balik grup tersebut. Polda Metro Jaya tengah mendalami grup itu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan konten tersebut. “Jangan, jangan meng-upload lagi. Kemudian kami mengimbau masyarakat bijak bermedsos, kita menggunakan medsos untuk hal-hal yang positif,” pesannya.

Ade Ary juga mengimbau agar masyarakat tidak dengan mudah menyebarkan informasi ataupun konten yang belum terbukti kebenarannya. “Supaya ruang siber itu menjadi baik, ya. Kita saling mengingatkan. Jangan mudah menyebarkan berita-berita yang belum tentu kebenarannya,” jelas dia.

Akun Diblokir

Polisi berkoordinasi dengan Meta serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk melacak admin grup tersebut. “Akun grup tersebut sudah ditutup/ditangguhkan/dihapus oleh provider FB Meta karena melanggar aturan,” jelas Ade Ary.

Komdigi sudah memblokir enam grup Facebook termasuk Fantasi Sedarah yang kemudian diubah menjadi Grup Suka Duka. Grup bermuatan penyebaran paham bertentangan norma yang berlaku di masyarakat.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Alexander Sabar menjelaskan, pemblokiran sebagai upaya negara melindungi anak-anak dari konten digital yang berpotensi merusak perkembangan mental dan emosional mereka.

“Grup itu memuat konten fantasi dewasa anggota komunitas terhadap keluarga kandung, khususnya kepada anak di bawah umur,” tegasnya.

KPAI Profiling Pelaku dan Korban

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengecam grup Facebook Fantasi Sedarah. Bahkan, Ketua KPAI Ai Maryati Solihah menyebut tindakan para pelaku bertentangan degan nilai agama dan merusak tatanan kehidupan. Oleh karenanya, pelaku yang terlibat harus ditindak atas perbuatannya.

“KPAI mengecam tindakan siapa pun dalam melakukan upload, membuat grup yang mengindikasikan adanya penyimpangan seksual, kejahatan seksual, dan informasi dan juga adanya kampanye yang sangat menyesatkan ini,” tegasnya.

“Karena sangat bertentangan dengan nilai agama, sosial, masyarakat, kesehatan medis, dan bahkan melawan hukum dengan sangat berat dan merusak tatanan kehidupan, baik itu struktur keluarga, maupun juga kejahatan keluarga yang seharusnya terbina atas dasar kekeluargaan yang sangat kuat. Kasih sayang yang dimiliki berdasarkan keluarga antara ayah, anak, ibu, dan lain sebagainya,” sambungnya.

KPAI berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan profiling terhadap pelaku juga para korban. KPAI bersama pihak terkait nantinya akan memberikan pendampingan kepada korban.

Baca Berita Terpopuler

Allahuakbar, Ucapan Terakhir Ustaz Yahya Waloni Meninggal di Mimbar Khotbah Jumat

Surabaya, MCI News – Pendakwah Yahya Waloni meninggal dunia saat...

Hukuman Mati Mantan Menteri Korupsi di China, Kampanye Antikorupsi Xi Jinping

China, MCI News – Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian...

Fachry Albar Konsumsi Banyak Jenis Narkoba

Jakarta, MCI News - Aktor Fachry Albar menjalani tes urine...

BRN Korda Jawa Timur Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Tegaskan SOP Operasional

Blitar, MCI News – Ratusan anggota Buser Rent Car...

Google Doodle Hari Bumi Sedunia 22 April 2025

Surabaya, MCI News - Peringatan Hari Bumi selalu dilaksanakan tiap...

Festival Sanur 2026 Angkat Potensi Lokal Generasi Muda Bali

Denpasar, MCI News - Sekretaris Daerah Kota Denpasar I...

TP PKK Badung dan Jepara Bertukar Program Pemberdayaan Masyarakat

Badung, MCI News - Sekretaris I Tim Penggerak Pemberdayaan...

Bupati Adi Arnawa: Budaya Jadi Garda Pariwisata Badung

Badung, MCI News - Bupati Badung I Wayan Adi...

Gus Fawait Menegaskan Masukan Fraksi DPRD Strategi Kemiskinan Perubahan Anggaran APBD

Jember, MCI News - Bupati Jember Muhammad Fawait memaparkan...

Pemkab Jember Protes Pertamina soal Antrean BBM, Gus Fawait: Stok Aman

Jember, MCI News - Pemerintah Kabupaten Jember memprotes Pertamina...

PDIP Jember Tolak Utang Rp786,5 Miliar, Pilih Tak Masuk Paripurna KUA-PPAS 2027

Jember, MCI News - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten...

Brimob Semprot Jalan Jakarta Cegah Dampak Abu Anak Krakatau

Jakarta, MCI News - Satuan Brimob Polda Metro Jaya...

KPK Ajak Warga Berani Berubah Lewat Gerakan Antikorupsi

Jakarta, MCI News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak...
spot_img

Baca Juga

Kanal Berita

spot_img