Layanan Medis Bergerak Jangkau 1.138 Pasien Jatim di Kangean

Sumenep, MCI News – Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengirim tim Layanan Kesehatan Bergerak Tahap III untuk memperluas akses pemeriksaan dan pengobatan bagi masyarakat kepulauan di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, pada Sabtu (29/08/2026) seperti yang di kutip di website kominfo.jatimprov.go.id. Program yang berlangsung hingga 1 September 2026 itu menargetkan 1.138 pasien di tiga kecamatan dan RSUD Abuya.

Sebanyak 74 peserta lintas instansi bergabung dalam pelaksanaan layanan tersebut. Tim terdiri atas tenaga medis serta perwakilan sejumlah rumah sakit, perangkat daerah, perguruan tinggi, TNI, dan lembaga teknis yang memiliki peran dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Peserta berasal dari RSMM Jatim, RSUD dr Soetomo, RSUD M. Noer Pamekasan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Kesdam V/Brawijaya, Bappeda Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur, BMKG, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

Layanan kesehatan bergerak tersebut mencakup screening, pemeriksaan kesehatan, tindakan medis, hingga penyuluhan. Tim membagi lokasi pelayanan ke Kecamatan Arjasa, Kecamatan Kangayan, dan Kecamatan Sapeken, sementara RSUD Abuya menjadi salah satu pusat pelayanan.

Sebanyak 1.138 pasien masuk dalam sasaran pelayanan selama kegiatan berlangsung. Setiap pasien menjalani screening dan pemeriksaan terlebih dahulu sebelum tim menentukan tindakan medis berdasarkan keluhan serta kebutuhan kesehatan masing-masing.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, Sp.PD-KPTI., FINASIM., MARS, melepas keberangkatan tim pada Sabtu dini hari. Ia menyebut program tersebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah mendekatkan fasilitas kesehatan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

“Kami hadir untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di wilayah kepulauan. Harapannya, masyarakat Kangean dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai kebutuhan,” ujar Erwin.

Erwin juga menekankan pentingnya kerja sama lintas instansi dalam memberikan pelayanan di daerah dengan kondisi geografis yang memiliki tantangan tersendiri. Kolaborasi tersebut memungkinkan masyarakat memperoleh akses terhadap tenaga kesehatan dan layanan tertentu tanpa harus selalu mendatangi fasilitas kesehatan di wilayah daratan.

Direktur RSUD Abuya Hidayatur Rahman, M.Kes., mengatakan masyarakat Kangean telah menantikan kedatangan tim kesehatan dari berbagai bidang. Menurut dia, keberadaan tenaga medis dengan kompetensi yang beragam memberikan tambahan pilihan layanan bagi warga setempat.

“Layanan kesehatan bergerak ini sangat dinantikan masyarakat Kangean. Kehadiran tim medis dari berbagai bidang menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan pelayanan, terutama untuk poli yang belum tersedia di RSUD Abuya maupun puskesmas di Pulau Kangean, seperti poli mata dan THT,” kata Hidayatur.

Kehadiran dokter dan tenaga medis dari sejumlah fasilitas kesehatan juga membuka akses pemeriksaan untuk keluhan yang sebelumnya membutuhkan perjalanan ke fasilitas dengan layanan atau dokter spesialis tertentu. Kondisi geografis kepulauan dapat membuat perjalanan menuju fasilitas kesehatan tertentu membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.

Dengan menghadirkan pelayanan langsung di wilayah masyarakat, program ini membantu mengurangi kebutuhan warga untuk melakukan perjalanan jauh hanya untuk mendapatkan pemeriksaan tertentu. Pelayanan tersebut sekaligus memberikan kesempatan bagi petugas kesehatan untuk melihat kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.

Selain pemeriksaan dan tindakan medis, tim memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat. Materi edukasi mencakup pentingnya menjaga kesehatan, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia di wilayah masing-masing.

Pelayanan promotif dan preventif tersebut melengkapi layanan kuratif yang diberikan kepada pasien. Pendekatan itu penting karena akses kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pengobatan ketika seseorang mengalami keluhan, tetapi juga dengan upaya mencegah penyakit dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Pelaksanaan Layanan Kesehatan Bergerak Tahap III di Pulau Kangean juga menunjukkan kebutuhan koordinasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, fasilitas kesehatan tingkat lokal, perguruan tinggi, TNI, dan lembaga pendukung lainnya. Masing-masing unsur membawa fungsi berbeda untuk mendukung pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan.

Baca Berita Terpopuler

Allahuakbar, Ucapan Terakhir Ustaz Yahya Waloni Meninggal di Mimbar Khotbah Jumat

Surabaya, MCI News – Pendakwah Yahya Waloni meninggal dunia saat...

Hukuman Mati Mantan Menteri Korupsi di China, Kampanye Antikorupsi Xi Jinping

China, MCI News – Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian...

Google Doodle Hari Bumi Sedunia 22 April 2025

Surabaya, MCI News - Peringatan Hari Bumi selalu dilaksanakan tiap...

Fachry Albar Konsumsi Banyak Jenis Narkoba

Jakarta, MCI News - Aktor Fachry Albar menjalani tes urine...

BRN Korda Jawa Timur Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Tegaskan SOP Operasional

Blitar, MCI News – Ratusan anggota Buser Rent Car...

Camat Ajung Andri Purnomo Fokus Kawal Program Prioritas dan Homecare

Jember, MCI News - Camat Ajung Andri Purnomo mulai...

KPK Perkuat Pendidikan Antikorupsi, 38 Guru Jadi Teladan

Jakarta, MCI News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat...

Kodim 0830/Surabaya Matangkan Kejuaraan Domino Piala Panglima TNI

Surabaya, MCI News - Kodim 0830/Surabaya bersama Federasi Olahraga...

DPRD Gianyar Soroti Kesehatan, Anggaran, dan Perubahan APBD 2026

Gianyar, MCI News - DPRD Kabupaten Gianyar menyampaikan sejumlah...

Kemenhaj dan BPK RI Mulai Audit Penyelenggaraan Haji 2026

Jakarta, MCI News - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)...

Tim Pembina Posyandu Gianyar Perkuat Layanan dan Kapasitas Kader

Gianyar, MCI News - Tim Pembina (TP) Posyandu Kabupaten...

Menko Airlangga Dorong Ekonomi Syariah Perkuat Inklusi Keuangan Nasional

Jakarta, MCI News - Pemerintah mendorong penguatan ekosistem ekonomi...

Wali Kota Denpasar Serahkan Santunan Kematian Rp42 Juta

Denpasar, MCI News - Pemerintah Kota Denpasar menyerahkan santunan...
spot_img

Baca Juga

Kanal Berita

spot_img