Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV 2026 Targetkan 340 Ribu peserta

Serang, MCI News – Pemerintah menargetkan 340.000 peserta mengikuti Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk memperkuat kompetensi tenaga kerja dan menyesuaikannya dengan kebutuhan industri. Target tersebut kembali ditegaskan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat membuka Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari kebijakan pemerintah untuk memperluas akses peningkatan keterampilan bagi angkatan kerja. Pemerintah juga mengarahkan pelatihan agar mampu menjawab perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta munculnya jenis pekerjaan baru.

Airlangga mengatakan pelaksanaan program vokasi tersebut merupakan arahan Presiden yang masuk dalam rangkaian stimulus ekonomi semester kedua 2026. Pemerintah meminta seluruh pelaksana menjalankan program secara efektif agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Program ini merupakan arahan Bapak Presiden yang menjadi bagian dari stimulus di semester dua di tahun 2026 yang perlu dijalankan secara efektif, tepat sasaran, dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Kick Off Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch IV Tahun 2026, di Kota Serang, pada Selasa (01/09/2026).

Penguatan pelatihan vokasi juga berkaitan dengan pertumbuhan investasi nasional. Pemerintah mencatat realisasi investasi hingga Semester I 2026 mencapai Rp1.010,6 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan. Nilai tersebut mencapai 49,5 persen dari target dan turut menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja di berbagai daerah.

Namun, pemerintah masih menghadapi tantangan dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan pasar. Tingkat Pengangguran Terbuka nasional tercatat 4,65 persen, sementara sekitar 67 persen pengangguran berasal dari kelompok generasi muda atau sekitar 4,8 juta orang.

Kondisi tersebut membuat pemerintah perlu memperkuat program peningkatan keterampilan, khususnya bagi kelompok usia produktif. Pelatihan vokasi menjadi salah satu instrumen untuk memperkecil kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.

Perubahan struktur ekonomi juga mendorong kebutuhan terhadap keterampilan baru. Pemerintah melihat sektor digital dan ekonomi hijau akan membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan yang lebih spesifik, termasuk teknisi panel surya, teknisi turbin, hingga tenaga terampil di bidang smart farming.

Kebutuhan tenaga kerja juga berpotensi meningkat seiring pengembangan energi terbarukan. Pemerintah mendorong pembangunan pembangkit listrik tenaga surya hingga 100 gigawatt, sedangkan kapasitas listrik nasional saat ini berada di sekitar 88 gigawatt. Pada sisi industri, kapasitas produksi panel surya nasional telah mendekati 11 gigawatt.

Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menyiapkan target 340.000 peserta. Sebanyak 70.000 peserta berasal dari alokasi APBN existing yang telah dirancang sejak tahun sebelumnya, sedangkan 270.000 peserta lainnya masuk melalui stimulus ekonomi semester kedua 2026.

Hingga Agustus 2026, sebanyak 89.337 peserta telah mengikuti pelatihan. Sementara itu, Batch IV yang dilaksanakan secara serentak melibatkan 12.128 peserta di berbagai lokasi pelatihan.

Airlangga menilai pencapaian target tersebut membutuhkan pemanfaatan fasilitas pelatihan secara lebih luas. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta dunia industri perlu menggunakan fasilitas yang tersedia untuk memperbesar jangkauan program.

“Jadi Bapak Presiden ingin agar ini skalanya besar termasuk untuk vokasi ini, maka tentu ke depan kita harus memanfaatkan seluruh fasilitas yang dimiliki tidak hanya oleh Pemerintah pusat, Pemerintah daerah, tetapi juga kalangan industri,” pungkas Menko Airlangga.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menekankan pentingnya penyusunan pelatihan berdasarkan kebutuhan nyata dunia kerja. Menurutnya, materi pelatihan perlu mengikuti perubahan teknologi dan perkembangan pekerjaan agar peserta memperoleh keterampilan yang relevan.

“Pelatihan vokasi perlu dirancang secara adaptif agar kompetensi yang diberikan benar-benar relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan jenis pekerjaan. Kolaborasi antara Pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk memastikan proses upskilling dan reskilling tidak hanya meningkatkan keterampilan tenaga kerja, tetapi juga memperkuat kesiapan mereka menghadapi perubahan teknologi dan transformasi industri,” ujar Jubir Haryo.

Pelaksanaan pelatihan juga melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan. Sejumlah pejabat yang hadir antara lain Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Cris Kuntadi, serta Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah.

Selain itu, hadir Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Sofwan Kurnia, dan Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Kemnaker Chairul Saleh.(hep)

Baca Berita Terpopuler

Allahuakbar, Ucapan Terakhir Ustaz Yahya Waloni Meninggal di Mimbar Khotbah Jumat

Surabaya, MCI News – Pendakwah Yahya Waloni meninggal dunia saat...

Hukuman Mati Mantan Menteri Korupsi di China, Kampanye Antikorupsi Xi Jinping

China, MCI News – Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian...

Fachry Albar Konsumsi Banyak Jenis Narkoba

Jakarta, MCI News - Aktor Fachry Albar menjalani tes urine...

Google Doodle Hari Bumi Sedunia 22 April 2025

Surabaya, MCI News - Peringatan Hari Bumi selalu dilaksanakan tiap...

BRN Korda Jawa Timur Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Tegaskan SOP Operasional

Blitar, MCI News – Ratusan anggota Buser Rent Car...

Kemenkes OJK Perkuat Sistem Pembiayaan Kesehatan Nasional Terpadu

Jakarta, MCI News - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bersama...

35 Kader PSI Meriahkan Tajemtra Jember, Dorong Gaya Hidup Sehat

Jember, MCI News - Sebanyak 35 kader Partai Solidaritas...

Pria Bawa Celurit Ditangkap Usai Diduga Curi Tas di Sudirman

Jakarta, MCI News - Polisi menangkap seorang pria berinisial...

BNNP Bali Masak Besar Sambil Edukasi Pelajar Karangasem Bahaya Narkoba

Karangasem, MCI News – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP)...

Dinkes Jember Siagakan Tim Medis untuk Hadapi Tajemtra 2026

Jember, MCI News - Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan...

Karhutla Mamasa Bakar Lima Hektare, Tiga Kebun Warga Terdampak

Mamasa, MCI News - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)...

Seleksi Anggota KND 2026-2031 Dibuka 7 September Bagi Publik

Jakarta, MCI News - Proses seleksi terbuka anggota Komisi...

Bea Cukai Bali Nusra Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Badung, MCI News – Bea Cukai Bali Nusra terus...
spot_img

Baca Juga

Kanal Berita

spot_img