Jember, MCI News – Revitalisasi SMPN 7 Jember telah mencapai sekitar 90 persen dan ditargetkan selesai pada pertengahan Oktober 2026. Perbaikan tersebut mencakup sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer untuk mendukung kegiatan belajar sekitar 1.043 siswa di sekolah tersebut, Sabtu (03/10/2026).
Wakil Kepala SMPN 7 Jember, Rasidi, mengatakan pengerjaan revitalisasi berlangsung selama sekitar dua bulan. Menurutnya, proses pembangunan berjalan tanpa kendala berarti dan pihak sekolah berharap pekerjaan dapat selesai sesuai target.
“Pelaksanaan revitalisasi di SMPN 7 berjalan lancar dan sudah hampir 90 persen selesai. Insya Allah, jika tidak ada halangan, seluruh pekerjaan akan rampung pertengahan Oktober ini,” ujar Rasidi Sabtu (3/10/2026).
Rasidi menjelaskan, revitalisasi bermula dari peninjauan langsung pemerintah daerah ke SMPN 7 Jember. Setelah peninjauan tersebut, sekolah memperoleh bantuan perbaikan untuk sejumlah fasilitas yang membutuhkan penanganan.
Program tersebut baru mencakup sembilan ruang kelas dari total 21 ruang kelas yang sebelumnya diajukan sekolah untuk direhabilitasi. Karena itu, pihak sekolah berharap pemerintah dapat mempertimbangkan penambahan anggaran untuk memperbaiki fasilitas lain yang masih membutuhkan perbaikan.
“Harapan kami ada tambahan revitalisasi lagi. Kemarin kami mengajukan 21 kelas yang perlu direhab, tetapi yang terealisasi baru 9 kelas.
Dengan perbaikan ini, kami yakin anak-anak dapat belajar lebih nyaman, bersih, dan betah di sekolah.
“Jumlah siswa sekitar 1.043 siswa terbagi dalam 33 kelas,” tambah Rasidi.
Kebutuhan terhadap perbaikan fasilitas sekolah menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Pemerintah Kabupaten Jember pada 2026 juga memperoleh alokasi program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat dengan jumlah penerima yang besar. Data Pemkab Jember menyebutkan terdapat 258 sekolah yang mendapat kuota revitalisasi pada 2026, termasuk 134 sekolah swasta.
Selain ruang kelas, SMPN 7 Jember juga menggunakan laboratorium komputer sebagai salah satu fasilitas yang masuk dalam program revitalisasi. Perbaikan sarana tersebut diharapkan dapat membantu sekolah menyediakan lingkungan belajar yang lebih layak bagi peserta didik.
Humas SMPN 7 Jember, Syahrowi, menyampaikan apresiasi atas bantuan perbaikan gedung yang diterima sekolah. Menurutnya, kondisi sejumlah bangunan sebelumnya menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekolah sehingga perbaikan menjadi kebutuhan penting.
“Kami sangat bersyukur karena dengan adanya revitalisasi ini, rasa khawatir akan kondisi bangunan yang rusak bisa teratasi, sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung aman dan tenang.
“Kami berharap Gus Bupati dapat berkunjung kembali dan melanjutkan bantuan perbaikan untuk fasilitas sekolah lainnya yang masih membutuhkan,” tutur Syahrowi.
Revitalisasi sarana pendidikan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung keberlangsungan proses belajar mengajar. Pemerintah Kabupaten Jember sebelumnya juga menempatkan peningkatan sarana prasarana sebagai salah satu bagian dalam penguatan layanan pendidikan daerah.
Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai sekitar 90 persen, pihak sekolah menargetkan seluruh pekerjaan pada sembilan ruang kelas dan satu laboratorium komputer dapat rampung pertengahan Oktober. Sekolah selanjutnya masih berharap terdapat dukungan anggaran untuk fasilitas lain yang belum masuk dalam tahap revitalisasi.


