Surabaya, MCI News – Sebanyak 265 pecatur dari berbagai daerah mengikuti Open Tournament Catur Junior dan Senior Chess Cup 1 2026 di TAB Hotel Surabaya, pada Sabtu (03/10/2026). Turnamen yang berlangsung hingga Minggu (04/10/2026) tersebut menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi pecatur junior dan senior untuk menambah pengalaman bertanding.
Turnamen bertema “Siap Melangkah Menuju Sang Juara” ini digelar melalui kolaborasi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jawa Timur, pemerintah, dan kalangan pengusaha. Panitia membuka kompetisi untuk peserta umum dan menyiapkan piala bergilir sebagai bagian dari rencana penyelenggaraan turnamen secara rutin setiap tahun.
Ketua penyelenggara Timothy Jordan Tanimena mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya mengejar hasil pertandingan. Menurutnya, turnamen juga memberikan ruang pembinaan bagi generasi muda melalui olahraga catur.
“Turnamen ini menjadi sarana pembinaan generasi muda untuk terus mengasah pengalaman para atlet. Kegiatan ini diharapkan dapat mengarahkan anak muda pada kegiatan positif dan berprestasi,” ujarnya.
Panitia membagi pertandingan ke dalam kategori junior dan senior atau umum. Kategori junior terdiri atas Junior Lower untuk siswa kelas 1 hingga 3 sekolah dasar serta Junior Upper untuk siswa kelas 4 hingga 6 sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Sementara itu, kategori senior atau umum mencakup kelas umum, pecatur perempuan terbaik, dan pecatur veteran terbaik. Pembagian kategori tersebut memberikan kesempatan kepada peserta dari berbagai kelompok usia untuk mengikuti kompetisi sesuai klasifikasinya.
Pertandingan menggunakan format catur cepat 10+5 dengan tujuh babak melalui sistem Swiss. Sistem tersebut memungkinkan peserta bertanding dalam rangkaian babak dengan penentuan pasangan berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya.
Selain piala bergilir, panitia menyediakan uang pembinaan, piagam, dan trofi bagi peserta yang memenuhi kriteria prestasi. Pendaftaran sebelumnya dibuka secara umum melalui jalur daring maupun forum komunitas catur di Jawa Timur.
Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur Randika Asiani menilai kolaborasi antara Percasi, pemerintah, dan dunia usaha dapat mendukung perkembangan olahraga catur di daerah. Ia mendorong penyelenggara dan organisasi olahraga terus menyediakan kompetisi agar pecatur memiliki kesempatan menambah jam terbang.
Pembinaan juga membutuhkan kompetisi yang berkelanjutan untuk mengukur perkembangan kemampuan atlet. Karena itu, kesempatan bertanding bagi pecatur dari berbagai kelompok usia perlu diperluas agar proses pembinaan dapat berjalan secara konsisten.
Peserta Chess Cup 1 2026 tidak hanya berasal dari Surabaya dan sejumlah daerah di Jawa Timur. Pecatur dari luar provinsi juga mengikuti kompetisi tersebut sehingga turnamen mempertemukan peserta dari latar belakang daerah yang berbeda.
Rencana penyelenggaraan secara rutin setiap tahun diharapkan dapat memperkuat ekosistem pembinaan catur. Kompetisi berkelanjutan juga dapat membantu pecatur muda memperoleh pengalaman sebelum mengikuti kejuaraan dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 265 orang, Open Tournament Chess Cup 1 2026 menjadi salah satu agenda kompetisi catur yang mempertemukan kelompok junior dan senior dalam satu rangkaian pertandingan. Hasil pembinaan dari turnamen tersebut dapat menjadi bagian dari proses pengembangan atlet menuju persaingan di tingkat nasional.


