Kutai Timur, MCI News – Ketua Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI), Andi Yowono, menyempatkan diri mengunjungi Desa Wisata Sukamaju atau yang juga dikenal sebagai Wisata Embung Banyu Langit di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Kunjungan ini berlangsung pada Kamis, (28/8/2025). Di sela-sela perjalanan ekspedisi “Ujung Negeri” yang sedang ia lakukan untuk mendampingi desa wisata di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Kedatangan Andi Yowono disambut hangat oleh pengurus Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sukamaju. Kunjungan ini menjadi momen penting untuk memberikan motivasi serta masukan langsung terkait pengembangan potensi wisata yang ada.
Selain Andi Yowono sebagai Ketua ASIDEWI, hadir pula para penggerak utama Desa Wisata setempat, termasuk Nur Huda selaku Ketua Pokdarwis Desa Wisata Sukamaju, Wisata Banyu Langit, dan Lia sebagai Pengurus Pokdarwis.
Desa Wisata Sukamaju berlokasi strategis di Desa Sukamaju, RT. 18, Dusun 4, Kecamatan Kombeng, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Kawasan wisata yang dikenal dengan Embung Wisata Banyu Langit yang dahulu merupakan lokasi penampung air ini, memiliki luas 8 hektar.
Menurut Andi, kehadirannya di Desa Wisata Sukamaju bertujuan untuk melihat langsung perkembangan destinasi dan memberikan semangat kepada pengelola.
“Potensi di sini sangat besar. Dengan pengelolaan yang baik, Desa Wisata Embung Langit bisa menjadi contoh keberhasilan bagi desa-desa lain,” ujarnya.
Ketua Pokdarwis, Nur Huda, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia berharap masukan dari Ketua ASIDEWI dapat memacu semangat mereka untuk terus berinovasi dan meningkatkan fasilitas.
“Kami berharap ASIDEWI dapat mendampingi kami Desa Wisata Sukamaju agar terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” tutur Nur Huda.
Saat ini, Desa Wisata Sukamaju telah dilengkapi dengan beragam fasilitas penunjang, antara lain Gazebo, Pujasera, Homestay, dan Cabin House.
Dengan luas 8 hektar, destinasi ini menawarkan keindahan alam yang asri, terutama di area Embung Wisata Banyu Langit, yang menjadi daya tarik utama. Masukan dari Andi Yowono diharapkan bisa menjadi panduan untuk penguatan SDM, perbaikan fasilitas dan promosi agar daya tarik wisata ini semakin dikenal luas.
Editor : Yasmin Fitrida Diat